SIDRAP, LINGKARNEWS CO.ID – Penantian puluhan tahun warga Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, akhirnya terjawab. Di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, akses lorong permukiman yang selama ini belum tersentuh pembangunan kini dibenahi melalui program Jalan Mulus.
Syaharuddin meninjau langsung pengerjaan jalan rabat beton di sejumlah lorong di Amparita, Sabtu (31/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia menyusuri titik-titik pekerjaan yang sebagian besar telah mendekati tahap penyelesaian, sekaligus berbincang dan bersalaman dengan warga.
Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Bapperida Herwin, serta Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar.
Pengerjaan rabat beton di kawasan Amparita mencapai sekitar 5 kilometer. Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan seluruh lorong yang menjadi akses warga dapat dibeton secara bertahap agar mobilitas masyarakat semakin lancar.
“Jalan mulus kita kerjakan satu per satu, secara bertahap. Bukan hanya jalan besar, lorong-lorong juga kita perhatikan,” kata Syaharuddin.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses yang lebih baik hingga ke lingkungan permukiman masyarakat.
Syaharuddin juga mengajak warga menjaga jalan yang telah dibangun dengan merawat kebersihan lingkungan, terutama saluran drainase di sepanjang jalan.
“Jalan yang sudah dikerjakan ini kita rawat bersama. Selokannya dibersihkan supaya lingkungan terlihat rapi dan enak dipandang,” ujarnya.
Menurut Syaharuddin, Amparita memiliki nilai budaya yang kuat karena banyak terdapat rumah tokoh adat dan rumah-rumah kayu yang menjadi karakter khas kawasan tersebut. Ia berharap penataan jalan dan lingkungan dapat semakin memperkuat daya tarik wilayah itu.
“Kalau jalan dan lingkungannya bersih, tertata, dan seragam, tentu akan semakin bagus dilihat. Apalagi di sini banyak rumah tokoh adat dan rumah kayu yang memiliki nilai tersendiri,” tuturnya.
Seorang warga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah karena akses yang kini dibenahi disebut telah puluhan tahun belum pernah tersentuh pembangunan.
Usai meninjau jalan rabat beton, Syaharuddin melanjutkan peninjauan pembangunan saluran sekunder irigasi Saddang yang membentang dari kawasan Polsek Amparita hingga Wette Lajongan. Sebelumnya, pekerjaan juga telah dilakukan pada ruas Amparita hingga Allakuang.
Ia melihat langsung perubahan kondisi saluran yang sebelumnya masih berupa tanah dan kini telah dibangun dengan konstruksi beton.
Menurutnya, pembangunan jaringan irigasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pertanian Sidrap melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.
“Ini tentu sangat membantu kita dalam mendukung swasembada pangan. Kalau irigasi semakin baik, pertanian kita semakin kuat, dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sidrap,” pungkas Syaharuddin.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi akan terus didorong secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik di kawasan permukiman maupun sentra produksi pertanian.(*)


Leave a Reply