BARRU, LINGKARNEWS CO.ID— Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengemudikan langsung jonder saat kegiatan Mappalili di Desa Nepo, Kabupaten Barru. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barru naik jonder sekaligus memperkenalkan tradisi turun-temurun masyarakat setempat.
Kegiatan Mappalili menjadi momentum untuk menjaga kelestarian tradisi pertanian sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Tradisi ini juga menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat dalam menyambut musim tanam. Pelestarian Mappalili diharapkan terus dilakukan agar nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.
Selain kegiatan tradisi, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani dan kelompok wanita tani di Desa Nepo, Kamis (29/10).
Bupati Andi Ina Kartika Sari menyampaikan bahwa Bantuan yang diserahkan berupa satu unit pompa air, benih padi varietas Inpari 32 dan Pajajaran, serta bibit durian varietas Ottong.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan produksi sekaligus meningkatkan hasil pertanian.
“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan petani dan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Nepo,” harapnya.
Melalui kegiatan Mappalili dan penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Barru mendorong agar pelestarian tradisi berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pertanian.
“Tradisi Mappalili perlu terus dijaga sebagai warisan budaya masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.”ujarnya..
Dengan dukungan sarana pertanian, benih, dan keterlibatan berbagai pihak, sektor pertanian di Kabupaten Barru diharapkan semakin berkembang serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.(*)


Leave a Reply