Usai Disahkan Jadi Plt Bupati, Darmawangsyah Muin Percepat Program dan Pemulihan Ekonomi di Gowa

GOWA, LINGKARNEWS CO.ID — Darmawangsyah Muin menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Gowa setelah disahkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa menggantikan Husniah Talenrang karena diberhentikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Darmawangsyah mengatakan, program yang telah direncanakan sejak awal kepemimpinan akan segera dipercepat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi dan realisasi penyerapan anggaran yang masih perlu ditingkatkan.

“Program seratus hari itu sudah lewat waktu kami menjabat di awal. Tetapi program yang sudah kami rencanakan ini akan kami segera percepat, karena memang pada proses sekarang ini Gowa menjadi salah satu bagian yang disorot oleh nasional,” ujarnya. Jumat malam (16/10).

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Gowa saat ini masih mengalami tekanan, sementara realisasi penyerapan anggaran baru mencapai 19,5 persen.

“Kita berada di pertumbuhan yang minus, kita penyerapan masih 19,5, itu karena ada sedikit masalah. Tetapi insyaallah saya sudah membangun komunikasi dengan pihak DPR, dengan Forkopimda, dan saya yakin insyaallah dengan kolaborasi kita bersama di akhir tahun yang dari minus itu akan menjadi plus,” katanya.

Darmawangsyah optimistis koordinasi dan kolaborasi dengan DPRD serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut hingga akhir tahun.

Ia juga memastikan program visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat saat kampanye tidak akan mengalami perubahan. Seluruh program tersebut telah menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tidak ada perubahan lagi, karena itu sudah bagian dari RPJMD kami. Walaupun masalahnya RPJMD masih bisa dikoreksi, tapi itu adalah kesepakatan kami dari awal, dan menurut kami RPJMD itu adalah sesuatu yang sudah kami tawarkan ke masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat dan menjadi dasar arah pembangunan Kabupaten Gowa selama lima tahun.

“Tidak ada perubahan sama sekali, yang ada adalah kami tuntaskan dan selesaikan. Karena bukti daripada visi-misi kami itu masyarakat menerima, dan itulah kenapa kami terpilih waktu itu,” tegasnya.

Pengaktifan Kepala OPD Jadi Perhatian

Selain percepatan program pembangunan dan pemulihan ekonomi, persoalan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa juga menjadi perhatian, khususnya terkait sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya dicopot dari jabatannya.

Dalam wawancara tersebut, Darmawangsyah menyinggung pengaktifan kembali sebagai bagian penting untuk menormalkan kegiatan kepegawaian dan pelaksanaan anggaran di Kabupaten Gowa.

“Karena dengan pengaktifan itu, itulah kunci untuk kemudian menormalisasi semua kegiatan kepegawaian dan anggaran di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Pengaktifan kembali kepala OPD tersebut menjadi bagian dari persoalan penataan pemerintahan yang perlu mendapat kejelasan agar pelaksanaan tugas organisasi perangkat daerah dapat berjalan sesuai ketentuan.

Anggaran Difokuskan untuk Menuntaskan RPJMD

Terkait penggunaan anggaran, Darmawangsyah menegaskan bahwa alokasi anggaran akan diarahkan untuk menyelesaikan program-program yang telah direncanakan dalam RPJMD selama lima tahun.

“Kita akan mengelompokkan semua anggaran itu untuk menyelesaikan RPJMD kami selama lima tahun,” ujarnya.

Ia berharap percepatan program, pembenahan tata kelola kepegawaian, serta koordinasi dengan DPRD dan Forkopimda dapat mendukung normalisasi kegiatan pemerintahan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Gowa.

Dengan demikian, program yang telah dijanjikan kepada masyarakat tetap menjadi acuan pemerintah daerah, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran.(*)

Leave a Reply