MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID-– Ketua DPRD Sulawesi Selatan mendukung inovasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG Unhas) dalam memanfaatkan ikan sapu-sapu menjadi produk pangan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi mahasiswa FKG Unhas yang akan melaksanakan Program Mahakarya di Kabupaten Wajo sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan gagasan pemanfaatan ikan sapu-sapu yang selama ini dikenal sebagai spesies invasif di Danau Tempe untuk diolah menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ketua DPRD Sulsel mengapresiasi inovasi tersebut karena dinilai mampu menjawab dua persoalan sekaligus, yakni pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang terus meningkat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di daerah serta mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Ia berharap program yang diinisiasi mahasiswa FKG Unhas tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya masyarakat di sekitar Danau Tempe.
Program Mahakarya FKG Unhas dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Wajo dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari implementasi pengabdian dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.(*)

Leave a Reply