MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan apresiasi atas dedikasi dan kesetiaan Ni’matullah selama memimpin DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode berturut-turut.
Apresiasi itu disampaikan AHY saat membuka Musda V DPD Partai Demokrat Sulsel secara virtual, Jumat (23/10/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar.
“Terima kasih kepada Pak Ulla (sapaan karib Ni’matullah) yang telah mendedikasikan dirinya dengan penuh loyalitas untuk kebesaran Partai Demokrat di Sulsel,” kata AHY mengawali sambutannya.
Menurut AHY, dedikasi Ni’matullah selama 22 tahun menjadi kader Partai Demokrat menunjukkan kecintaannya terhadap partai berlambang mercy tersebut.
“Bapak Ni’matullah bukan hanya sekadar politisi senior, tetapi juga merupakan kader utama yang punya andil besar membesarkan nama Partai Demokrat di Sulsel,” tegas AHY.
AHY juga mengenang perjuangan Ni’matullah dalam menjaga partai pada masa sulit, terutama ketika terjadi upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat.
“Saya tak akan pernah lupa saat masa-masa sulit dengan adanya upaya pengambilalihan pimpinan partai ini. Saat itu, Bapak Ni’matullah banyak terlibat dalam upaya menjaga marwah Partai Demokrat,” tambahnya.
Selain Ni’matullah, AHY menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Sulsel yang tetap setia mengawal kepengurusan partai.
“Apresiasi saya untuk seluruh pihak yang telah berjibaku menjaga eksistensi Partai Demokrat di Sulsel, termasuk para ketua DPC dan seluruh kader yang tetap setia hingga saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ni’matullah menutup masa kepemimpinannya dengan menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh kader Partai Demokrat di Sulsel.
Ulla mengakui, selama dua periode memimpin Demokrat Sulsel, dirinya tentu memiliki kekurangan dan kesalahan. Ia pun memanfaatkan momentum Musda V untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader.
“Saya minta maaf sebagai manusia biasa tentu punya banyak kesalahan dan kekhilafan selama menjadi ketua DPD. Saya berharap kepada kader Demokrat, mari kita ber-Musda dengan baik. Mari kita menjaga partai supaya esensinya terjaga dan makin terkonsolidasi,” katanya.
Mantan legislator DPRD Sulsel itu juga menyampaikan terima kasih kepada AHY atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Demokrat Sulsel selama dua periode. Ia turut mengapresiasi jajaran pengurus DPP yang telah memberikan saran dan masukan selama dirinya menakhodai partai tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketum AHY yang telah mempercayakan saya dua periode berturut-turut sebagai ketua DPD. Mudah-mudahan ke depannya, partai kita ini makin kuat dan makin besar,” tutup Ulla.
Musda V Demokrat Sulsel turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. Hadir pula perwakilan 24 DPC se-Sulsel dan organisasi sayap partai sebagai pemilik suara.
Dalam forum tersebut, Munafri Arifuddin menjadi kandidat tunggal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel. Wali Kota Makassar itu mengantongi dukungan dari 24 DPC se-Sulsel, satu dukungan DPD, dan satu dukungan organisasi sayap partai.
Meski dukungan tersebut membuka peluang terpilih secara aklamasi, Musda V hanya menetapkan calon ketua yang akan diusulkan kepada DPP. Keputusan mengenai Ketua DPD terpilih sepenuhnya menjadi kewenangan DPP Partai Demokrat.(*)


Leave a Reply