19 Pelajar Ditangkap terkait Kematian Mahasiswa di Makassar, Polisi Sita 4 Sajam

MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID – Sebanyak 19 pelajar diamankan polisi terkait kasus penyerangan yang menewaskan mahasiswa Muh Akmal Makmur (24) di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Belasan pelajar tersebut diamankan saat polisi melakukan pengembangan kasus. Mereka ditangkap di wilayah hukum Polsek Mandai, Kabupaten Maros, pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Pengamanan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, Unit Reskrim/Jatanras Polsek Biringkanaya, Resmob Polres Maros, serta personel Polsek Mandai.

Kasi Humas Polsek Biringkanaya, Aipda Amin membenarkan adanya pengamanan tersebut.

“Sebanyak 19 orang pemuda diamankan dalam pengembangan kasus tersebut,” kata Aipda Amin.

Dari hasil pemeriksaan awal, ke-19 pemuda itu diketahui masih berstatus sebagai pelajar. Usia mereka juga masih tergolong anak, yakni antara 14 hingga 17 tahun.

Selain mengamankan para pelajar, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi penyerangan tersebut.

Total terdapat empat senjata tajam yang diamankan, masing-masing dua bilah parang dan dua pisau dapur.

“Barang bukti yang diamankan berupa dua buah parang dan dua buah pisau dapur,” ujar Aipda Amin.

Kasus ini bermula dari aksi penyerangan yang terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 Wita di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang.

Dalam peristiwa tersebut, Muh Akmal Makmur menjadi korban hingga akhirnya meninggal dunia. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengembangkan kasus untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Para pelajar yang diamankan bersama barang bukti kemudian dibawa dari Polsek Mandai menuju Polsek Biringkanaya. Mereka tiba dan menjalani pemeriksaan sekitar pukul 11.10 Wita.

Penyidik belum menetapkan peran masing-masing dari 19 pelajar tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan mereka dalam aksi penyerangan.

“Masih dilakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing,” katanya.

Polisi juga masih memburu titik terang dari rangkaian penyerangan tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam aksi hingga menyebabkan Muh Akmal Makmur kehilangan nyawa.(*)

Leave a Reply