Libatkan Anjing Pelacak, Polisi Gerebek Kampung Narkoba Dangko dan Amankan 27 Orang

MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID – Sebanyak 27 orang diamankan dalam penggerebekan kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di Jalan Dangko, Kompleks Kusta Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/10/2026). Operasi tersebut melibatkan anjing pelacak (K9) untuk membantu petugas menyisir lokasi.

Penggerebekan tersebut dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sebanyak 220 personel dikerahkan dalam operasi yang dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, AKBP Yudi Prianto. Petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Wadirresnarkoba Polda Sulsel, AKBP Yudi Frianto mengatakan bahwa operasi tersebut dimulai sekitar pukul 11.00 WITA dengan melibatkan unsur kepolisian, BNN, dan Satpol PP.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga mengerahkan anjing pelacak untuk membantu pencarian barang bukti.

“Dari hasil penggerebekan kami amankan 27 orang. Terdiri dari 23 orang laki-laki, dan empat orang perempuan. Dan satu DPO kami yang kemarin sempat dicari, tertangkap juga,” kata AKBP Yudi kepada awak media, Kamis (22/10/2026).

Selain mengamankan puluhan orang, petugas turut menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika maupun tindak kriminal lainnya.

Barang bukti yang ditemukan di antaranya senjata tajam, busur, sabu, tembakau sintek, timbangan, alat isap atau bong, senapan angin, serta kamera pengawas (CCTV).

Ia mengatakan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan masih akan didata dan dihitung untuk memastikan jumlah keseluruhannya.

“Untuk barang bukti nantinya akan kami hitung dulu yah. Tapi rekan-rekan bisa liat yang disini,” pungkasnya.

Puluhan orang yang diamankan beserta barang bukti selanjutnya akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas narkotika di kawasan tersebut.(*)

Leave a Reply