Gerindra Sulsel Gelar Bimtek, Kader Diminta Tak Terlena dan Bersiap Hadapi Pemilu 2029

MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Daerah. Acara berlangsung di Hotel Arthama Makassar Selasa, selama periode 1 hingga 3 September 2026.

Dalam sambutan Sekretaris DPD I Gerindra Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin, menyampaikan bahwa Bimbingan teknis (Bimtek) untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman kader yang duduk sebagai anggota DPRD menjadi momentum untuk mempertajam tugas, fungsi, serta tanggung jawab anggota legislatif.

Ia mengatakan Bimtek tersebut secara khusus diarahkan untuk memperdalam sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan tugas anggota DPRD.

“Bimtek hari ini kita lakukan khusus untuk pendalaman materi kepada anggota DPR kami, baik terkait dengan pengelolaan media sosial maupun pengelolaan keuangan dan aset daerah. Kita juga mempertajam terkait dengan tugas-tugas pengawasan mereka,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas tidak hanya diperlukan untuk memahami kewenangan anggota DPRD, tetapi juga untuk memperkuat kedisiplinan kader sebagai bagian dari partai.

“Kita mau lebih mempertajam. Mungkin saja di DPR mereka tidak dibatasi dengan kedisiplinan pada saat pelaksanaan, tetapi kita dorong mereka diikat dengan kedisiplinan partai,” ujarnya.

Darmawangsyah menambahkan, Bimtek juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kondisi kader di masing-masing daerah pemilihan.

“Kita juga sekaligus bersilaturahmi. Selain itu, mereka bisa bergerak secara masif di bawah. Kita juga mau mengecek kondisi masing-masing di daerah mereka,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Darmawangsyah turut mengingatkan para kader agar tetap tangguh menghadapi kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah berada dalam masa efisiensi.Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi anggota DPRD untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengingatkan untuk terus tangguh, terus menjaga integritas dari seluruh anggota DPR kami untuk terus menghadapi kondisi-kondisi ini, tapi tanpa mengurangi daya juang dan pelayanan mereka kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain penguatan kapasitas, Darmawangsyah juga meminta kader Gerindra mulai mempersiapkan diri sejak dini menghadapi kontestasi politik berikutnya, khususnya bagi kader yang berencana meningkatkan jenjang politik.

“Namanya politik, tentu sedini mungkin dipersiapkan. Apalagi yang mau naik kelas, wajib untuk mempersiapkan diri lebih awal, lebih dini,” katanya.

Ia menegaskan, kemenangan Gerindra di tingkat eksekutif tidak boleh membuat kader terlena. Justru, posisi strategis partai saat ini harus diikuti dengan kerja nyata dan kepercayaan publik yang semakin kuat.

“Jangan mentang-mentang kita sudah menang di eksekutif, kita punya presiden, tetapi mereka berpikir bahwa ini sudah selesai. Tidak. Semakin kita sebagai partai yang sekarang mempunyai pimpinan tertinggi di negara, semakin kita harus memperlihatkan ke masyarakat dan meyakinkan masyarakat bahwa mereka tidak akan salah pilih pada saat mereka mencalonkan diri,” pungkasnya.

Terkait peluang kader Gerindra Sulsel untuk maju ke DPR RI pada Pemilu mendatang, Darmawangsyah menyebut sejumlah kader telah menyatakan keinginan tersebut.

Di antaranya, anggota DPRD Sulsel Indah Kurniawati, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Unira, Vonny Ameliani, serta Adel Tauphan. Gerindra Sulsel, kata dia, terbuka mendorong kader dari berbagai tingkatan yang ingin meningkatkan jenjang politiknya.

“Semua kader yang mau ke DPR RI, yang mau dari kabupaten, kota, mau ke provinsi, kami persilakan semua. Kami akan dorong,” tandasnya.(*)

Leave a Reply