MAKASSAR, LINGKAR NEWS CO.ID– Pimpinan dan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di sejumlah wilayah sesuai daerah pemilihan masing-masing.
Beragam persoalan disampaikan warga, mulai dari kerusakan infrastruktur, kebutuhan di sektor pertanian dan perikanan, layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dirangkum kan dan dibacakan pada paripurna bersama pemerintah provinsi Sulawesi Selatan, Senin (31/8).
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Anarchie Arus Bakti, mengatakan reses menjadi momentum bagi anggota dewan untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pokok pikiran dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
“Aspirasi yang kami himpun menunjukkan kebutuhan yang nyata dan mendesak. Masyarakat berharap pembangunan tidak terlambat dan manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Anarchie dalam penyampaian laporan hasil reses di rapat paripurna senin (31/8).
Dalam kegiatan reses terdapat sejumlah persoalan utama yang menjadi perhatian warga. Di bidang infrastruktur, masyarakat meminta pemerintah mempercepat perbaikan jalan penghubung, jalan tani, serta jembatan yang mengalami kerusakan.
Infrastruktur tersebut dinilai penting karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan menunjang kegiatan ekonomi warga.
Di sektor pertanian, masyarakat meminta adanya kemudahan memperoleh pupuk dan benih unggul. Warga juga menyoroti persoalan harga hasil pertanian yang dinilai perlu dijaga agar petani tidak selalu berada pada posisi yang dirugikan dan bergantung kepada tengkulak.
Aspirasi juga datang dari sektor pendidikan dan kesehatan. Masyarakat berharap pemerintah memperhatikan pemenuhan tenaga pendidik serta memperluas akses beasiswa bagi pelajar.
Untuk sektor kesehatan, warga meminta kepesertaan BPJS tetap aktif serta pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat.
Sementara itu, para peternak meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penanganan wabah penyakit ternak. Mereka juga berharap adanya langkah untuk menjaga stabilitas harga pakan agar usaha peternakan tetap berjalan.
Dari wilayah pesisir, masyarakat mendorong pemerintah provinsi mengaktifkan kembali aset tambak milik pemerintah daerah. Pemanfaatan aset tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kalangan pemuda dan pelaku usaha juga menyampaikan kebutuhan terhadap dukungan permodalan serta pelatihan yang memadai. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong tumbuhnya usaha baru dan memperkuat UMKM di daerah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fraksi Demokrat menyusun sejumlah rekomendasi prioritas, di antaranya percepatan perbaikan jalan, irigasi dan fasilitas umum, penguatan sarana pertanian dan perikanan, pemenuhan sarana pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Reses ini adalah bukti kehadiran kami di tengah rakyat. Setiap suara adalah amanah. Kami berkewajiban mengawal usulan ini hingga menjadi program dan anggaran yang nyata dirasakan manfaatnya,” tegas Anarchie.
Hasil reses tersebut selanjutnya akan menjadi bahan perjuangan Fraksi Demokrat dalam pembahasan program pembangunan dan anggaran di DPRD Sulawesi Selatan.
“Kami berharap pemerintah provinsi menindaklanjuti dengan serius apa yang menjadi hasil reses kami fraksi Demokrat di daerah pemilihan masing-masing, ” tegasnya.
Melalui pengawalan aspirasi tersebut, Fraksi Demokrat berharap kebutuhan masyarakat yang disampaikan secara langsung dalam reses tidak berhenti sebagai usulan, tetapi dapat diwujudkan dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)

Leave a Reply