Andi Izman Padjalangi Gelar Pengawasan APBD 2026 di Desa Bulie, Serap Aspirasi Kerusakan Jalan Hingga Persoalan Pupuk

BONE, LINGKARNEWS.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (wakil ketua Komisi B), Andi Izman M. Padjalangi, S.H., M.Kn., melaksanakan kegiatan Pengawasan APBD Tahun Anggaran 2026 di Desa Bulie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, pada 26-28 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Desa Bulie, Riswal, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andi Izman Padjalangi yang telah memilih Desa Bulie sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pengawasan APBD.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andi Izman Padjalangi yang telah memilih Desa Bulie untuk pelaksanaan kegiatan pengawasan APBD ini. Besar harapan kami agar berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan hari ini dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujar Riswal.

Ia berharap sejumlah kebutuhan infrastruktur yang menjadi prioritas masyarakat, khususnya perbaikan jalan desa dan jalan tani, dapat memperoleh perhatian pemerintah karena menjadi akses utama penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Aset Dikuasai Kantor Partai, Komisi C DPRD Sulsel Desak Pemprov Perjelas Status Hukumnya

Selain itu, Riswal juga berharap adanya dukungan dan bantuan bagi sektor budidaya rumput laut yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat di Desa Bulie.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, H. Rafiq, meminta adanya perhatian khusus terhadap perbaikan infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan tani yang menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, mayoritas warga Desa Bulie menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, tambak, dan budidaya rumput laut sehingga akses jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung distribusi hasil produksi dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Selain itu, H. Rafiq juga mengusulkan adanya bantuan pembangunan bronjong pada sejumlah titik yang mengalami longsor guna mencegah kerusakan jalan yang lebih parah dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kami berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan desa dan jalan tani karena jalur ini menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani dan petambak di wilayah ini,” katanya.

BACA JUGA:  Legislator PPP Rusli Sunali Soroti Regulasi IUP, Usulkan Biaya Perizinan Tambang Diseragamkan

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Izman Padjalangi menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai dengan kewenangan pemerintah terkait.

“Saya siap mengawal seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan pada kegiatan ini. Tentu kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi yang memiliki kewenangan agar usulan masyarakat, baik terkait infrastruktur jalan, bantuan bronjong maupun dukungan bagi sektor rumput laut, dapat menjadi perhatian dan masuk dalam prioritas pembangunan,” ujar Andi Izman Padjalangi.

Politisi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa kegiatan pengawasan APBD tidak hanya menjadi sarana evaluasi pelaksanaan program pemerintah, tetapi juga wadah untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Kegiatan pengawasan APBD tersebut turut dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta warga Desa Bulie yang antusias mengikuti jalannya kegiatan dan menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan di wilayah setempat.

Leave a Reply