Diduga Usai Konsumsi MBG, 11 Murid di Gowa Alami Mual dan Sakit Perut 3 Dilarikan ke Puskesmas

GOWA, LINGKARNEWS CO.ID— Sebanyak 11 murid di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (24/9/2026).

Keluhan yang dirasakan para murid tersebut antara lain mual, sakit perut hingga nyeri pada bagian ulu hati.

Dari total 11 murid, delapan orang mendapat penanganan dari orang tua di rumah. Sedangkan tiga murid lainnya sempat dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Camat Pattallassang, Andi Pangeran Zubair, membenarkan bahwa tiga murid sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas.

“Yang tiga dibawa ke Puskesmas sudah ditangani dan sudah kembali ke rumahnya,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Andi Pangeran mengatakan, berdasarkan laporan awal dari pihak Puskesmas, keluhan yang dialami para murid muncul setelah mereka mengonsumsi makanan MBG.

Meski demikian, ia menyebut belum dapat memastikan penyebab keluhan tersebut. Pasalnya, para murid tidak hanya mengonsumsi makanan MBG, tetapi juga meminum air galon yang tersedia di ruang kelas.

“Dari komunikasi dengan pihak SPPG, di kelas juga ada air galon. Jadi belum bisa dipastikan apakah ini karena makanan MBG atau air galon,” ujarnya.

Pihak terkait kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keluhan yang dialami para murid.

Selain itu, sampel makanan MBG telah dibawa untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Evaluasi terhadap proses penyediaan makanan MBG juga dinilai perlu dilakukan. Pemeriksaan tersebut meliputi bahan yang digunakan, proses pengolahan hingga kebersihan tempat penyediaan makanan.

“Termasuk prosesnya, bahannya, dan tempatnya harus dicek kebersihannya,” ucapnya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang memastikan makanan MBG tersebut basi ataupun terdapat masalah pada lauk dan sayuran yang dikonsumsi para murid.

“Itu sementara saya suruh cari tahu dulu, belum ada informasi terkait itu,” ucap Pangeran.

Sementara itu, tiga murid yang sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Kondisi mereka juga dilaporkan membaik setelah memperoleh penanganan medis.

“Tiga murid tersebut setelah dapat perawatan medis kondisinya sekarang dalam keadaan sadar dan kondisi telah membaik,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply