Kelangkaan LPG 3 Kg Jadi Sorotan Reses,Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif Minta Pertamina Segera Bertindak

WAJO, LINGKARNEWS CO.ID – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram menjadi salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan warga saat Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, melaksanakan reses di Desa Tajo, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo masa reses 22-29 Juli.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sufriadi langsung meminta Pertamina segera bertindak untuk mencari solusi atas kelangkaan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Warga mengaku kesulitan memperoleh gas LPG 3 kilogram, sehingga kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kecil ikut terdampak.

Persoalan itu pun menjadi perhatian utama dalam dialog antara masyarakat dan legislator dari Fraksi PPP tersebut.

Tak ingin persoalan berlarut-larut, Sufriadi Arif langsung menghubungi pihak Pertamina di sela-sela kegiatan reses.

Ia meminta agar penyebab kelangkaan segera ditelusuri sekaligus dicarikan langkah penyelesaian agar distribusi gas bersubsidi kembali normal.

“Setelah menerima aspirasi masyarakat di Desa Tajo, saya langsung menghubungi pihak Pertamina agar segera menyelidiki penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram dan mencari solusinya,” kata Sufriadi Arif.

Ia juga menyampaikan berbagai informasi dan data yang diperoleh dari masyarakat sebagai bahan bagi Pertamina untuk melakukan tindak lanjut.

“Saya juga menyampaikan informasi serta data yang diperoleh dari masyarakat sebagai bahan untuk ditindaklanjuti. Semoga persoalan ini segera menemukan jalan keluar dan kebutuhan masyarakat dapat kembali terpenuhi,” ujarnya.

Sufriadi menegaskan, setiap aspirasi yang diterima saat reses akan terus dikawal hingga mendapatkan respons dari instansi terkait.

“semua hasil reses dari semua daerah pemilihan masing-masing yang akan dirangkum oleh fraksi dan akan di paripurna kan sehingga aspirasi masyarakat terserap dan akan disampaikan kepada pemerintah provinsi, ” tegasnya.

Menurutnya, reses tidak hanya menjadi wadah menyerap keluhan masyarakat, tetapi juga harus diikuti dengan langkah nyata agar persoalan yang dihadapi warga dapat segera diselesaikan.(*)

Leave a Reply