Dukung Program Pemkot, Fauzi Andi Wawo Dorong Urban Farming Terintegrasi untuk Keluarga Binaan PKB

MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, mendorong pengembangan urban farming terintegrasi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut akan menjadi salah satu fokus pembinaan bagi keluarga binaan PKB di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan Fauzi saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Menurutnya, pembinaan masyarakat tidak cukup hanya melalui bantuan sesaat, tetapi harus diarahkan pada program yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan.

“Kami dalam rangka mendukung program urban farming dari Pemerintah Kota Makassar akan mensupport seluruh keluarga binaan kami melalui urban farming terintegrasi,” ujar Fauzi.

Ia menjelaskan, konsep urban farming yang dikembangkan PKB tidak hanya berupa penanaman sayuran, tetapi menggabungkan berbagai sektor dalam satu kawasan. Mulai dari peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, kebun sayur, komposter hingga budidaya maggot.

“Di dalamnya ada ayam petelur, ikan lele, kebun, komposter, sampai maggot. Jadi satu paket yang saling mendukung untuk kebutuhan pangan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Fauzi mengungkapkan, program tersebut telah berjalan di dua lokasi, yakni Kampung PKB di Maccini Sombala dan Kelurahan Balang Baru. Ke depan, pihaknya akan memperluas program tersebut ke tiga kelurahan lainnya sebagai kawasan percontohan.

“Sekarang sudah ada dua kampung PKB yang berjalan. Insya Allah akan menyusul tiga kelurahan lagi sebagai percontohan urban farming terintegrasi,” ungkapnya.

Selain mendorong ketahanan pangan, Fauzi menegaskan pembinaan keluarga binaan PKB juga mencakup sektor pendidikan dan kesehatan. Ia memastikan anak-anak dari keluarga binaan tidak boleh putus sekolah serta masyarakat akan didampingi dalam mengakses layanan kesehatan ketika membutuhkan.

“Kami ingin kehadiran PKB benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya datang saat pemilu, tetapi terus hadir membantu kebutuhan dasar warga melalui pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi,” tutup Fauzi.

Leave a Reply