WAJO, LINGKARNEWS CO.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, mendorong modernisasi alat produksi bagi para penenun kain sutra di Kabupaten Wajo.
Hal tersebut disampaikan Sufriadi Arif saat memenuhi undangan silaturahmi dari salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Senin (5/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sufriadi bersama tim tidak hanya bersilaturahmi dan berbincang santai, tetapi juga melihat langsung proses penenunan kain sutra menggunakan alat tradisional yang selama ini menjadi bagian dari warisan masyarakat Wajo secara turun-temurun.
Sufriadi mengatakan, proses penenunan secara tradisional tersebut menunjukkan kuatnya nilai budaya yang dimiliki masyarakat Wajo. Namun, di sisi lain, para penenun juga membutuhkan dukungan teknologi agar kapasitas produksi dapat ditingkatkan.
“Melihat proses tersebut, saya menyampaikan rencana untuk membuat program bantuan alat tenun modern berbasis mesin,” ujar Sufriadi.
Menurutnya, penggunaan alat tenun berbasis mesin diharapkan dapat membantu para penenun meningkatkan produksi dan efisiensi kerja.
Meski demikian, modernisasi tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga nilai tradisi dan kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
“Kita ingin membantu para penenun meningkatkan produksi, tetapi nilai tradisi yang sudah diwariskan tetap dijaga,” katanya.
Sufriadi berharap rencana tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi para pelaku usaha tenun di Wajo, khususnya dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat keberlanjutan industri kain sutra sebagai salah satu bagian dari identitas budaya daerah.(*)

Leave a Reply