MAROS, LINGKARNEWS.CO.ID – SMA Unggulan KKSS Bone resmi melaksanakan English Foundation Program di Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS), Jalan Patadang, Desa Damai, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Program yang berlangsung selama tiga bulan, mulai 3 Agustus hingga 31 Oktober 2026, ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membangun karakter dan kepercayaan diri peserta didik.
Kepala SMA Unggulan KKSS Bone, Anhar Irwan, S.Pd., M.Pd., Gr., mengatakan penguasaan bahasa Inggris di era global saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
“Di era global saat ini, penguasaan bahasa Inggris bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui program intensif ini, kami ingin menciptakan lingkungan belajar di mana siswa aktif berbicara, berpikir kritis, dan berani tampil di depan umum,” ujarnya.
Menurut Anhar, program tersebut tidak hanya berfokus pada penguasaan grammar dan vocabulary, tetapi juga membentuk karakter peserta didik melalui tiga pilar utama, yakni Building English Skills, Building Confidence, dan Building Future. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi model pembelajaran bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan.
“Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi role model bagi sekolah-sekolah lain dalam mencetak generasi yang berdaya saing global sekaligus berkarakter. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari penyelenggara RHIIBS yang bekerja sama dengan SMA Unggulan KKSS Bone, para mentor, guru, hingga orang tua yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Unggulan KKSS Bone, Rezki Musliadi, mengatakan English Foundation Program bertujuan membekali peserta didik agar mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara aktif, percaya diri, dan terbiasa menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Target kami adalah membentuk siswa SMA Unggulan KKSS Bone yang mampu tumbuh dan beradaptasi di lingkungan global. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, program ini juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian menyampaikan ide di depan umum, serta membentuk kebiasaan berbahasa melalui diskusi, presentasi, dan berbagai aktivitas interaktif setiap hari,” jelasnya.
Rezki menambahkan seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman sehingga siswa memperoleh suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan tidak monoton di luar kelas formal. Melalui program ini, SMA Unggulan KKSS Bone menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan berkualitas yang tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan peserta didik menghadapi tantangan global di masa depan.(*)

Leave a Reply