MAROS, LINGKARNEWS CO.ID – Belajar tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Di Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) Maros, para siswa diajak belajar langsung dari alam dengan menanam pohon sebagai bentuk investasi untuk masa depan sekaligus pembentukan karakter.
Lebih dari 100 murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA diwajibkan menanam masing-masing tiga pohon di sepanjang pagar sekolah, mulai dari gerbang utama hingga area kebun belakang. Pohon-pohon tersebut tidak hanya ditanam, tetapi juga menjadi tanggung jawab setiap siswa untuk dirawat dan dijaga hingga mereka menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut.
Direktur Sekolah-sekolah Ranu Harapan, Muhtar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program penghijauan, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para peserta didik.
“Ini bukan sekadar menanam, ada penanaman nilai-nilai kehidupan di dalamnya. Menikmati hasil membutuhkan perjuangan, ketekunan, keseriusan, dan konsistensi hingga sukses. Jika ingin menikmati hasil dua tahun yang akan datang, tanamlah sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Islam Ranu Harapan Islamic International Boarding School, Malik, menyebut kegiatan tersebut juga mengajarkan keikhlasan dan makna investasi jangka panjang.
“Tanamlah pohon meskipun esok sudah kiamat. Jika yang menanam dapat menikmati buahnya, berarti Allah telah memberikan balasannya di dunia. Namun jika dinikmati orang lain, maka pahalanya akan diberikan Allah di akhirat kelak,” tuturnya.
Melalui program ini, RHIIBS berharap para siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, tetapi juga memiliki karakter disiplin, bertanggung jawab, sabar, dan mampu memahami bahwa setiap hasil besar berawal dari proses yang dirawat dengan penuh kesungguhan.(*)

Leave a Reply