MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID – Ranu Harapan Islamic School (RHIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani dengan memberangkatkan tiga siswanya ke Madinah, Arab Saudi, untuk mengikuti program pembelajaran intensif selama satu bulan.
Melalui program ini, para siswa ditargetkan menjadi fasih berbahasa Arab serta mampu memahami Al-Qur’an secara langsung tanpa harus bergantung pada terjemahan.
Ketiga siswa yang mengikuti program tersebut adalah Muhammad Fayyaz Al Fath Mallempu Ramli (SMP), Muhammad Fayyaz Al Faid Mallempu Ramli (SMP), dan Muhammad Fatih Diyaulhaq (SMA).
Ketua Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim, memohon doa dari seluruh masyarakat agar ketiga siswa tersebut diberikan kemudahan dan keberkahan selama menuntut ilmu di Madinah.
“Mohon doa ta semua, semoga balik dari Madinah mereka sudah fasih berbahasa Arab dan bisa memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar tanpa harus diterjemahkan,” ujar Muhammad Ramli Rahim.
Ia menjelaskan, selama berada di Madinah para siswa akan mengikuti pembelajaran intensif bahasa Arab dan pendalaman ilmu keislaman.
Setelah kembali ke Indonesia, mereka diharapkan dapat menjadi pelopor dan pembimbing bagi siswa-siswa RHIS lainnya dalam mempelajari bahasa Arab serta memperdalam pemahaman Al-Qur’an.
“Insya Allah, selama sebulan mereka belajar di Madinah. Sepulangnya nanti, anak-anak RHIS akan dipimpin oleh mereka dalam belajar bahasa Arab dan memahami Al-Qur’an,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari visi Yayasan Ranu Prima untuk menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas dengan memberikan pengalaman belajar langsung di salah satu pusat peradaban Islam dunia.
Diharapkan, ilmu yang diperoleh para siswa selama di Madinah tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga dapat ditularkan kepada seluruh keluarga besar RHIS sehingga melahirkan generasi yang unggul dalam bahasa Arab, kuat dalam pemahaman Al-Qur’an, serta berakhlak mulia.

Leave a Reply