Barru Komitmen Sukseskan PM-AAS, Target Garap 2.227 Hektare Lahan Padi

BARRU, LINGKARNEWS CO.ID– Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam mempercepat peningkatan produksi padi melalui penerapan teknologi pertanian modern sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penerapan Perluasan Budidaya Padi melalui Program Petani Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).

Abustan hadir didampingi Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., sebagai bentuk keseriusan Pemkab Barru dalam menyukseskan implementasi Program PM-AAS.

“Kami berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Program PM-AAS. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Abustan.

BACA JUGA:  Jelang Diresmikan 31 Juli, Bupati Barru Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Terpadu 65 Barru

Ia menegaskan, penerapan pertanian modern melalui Program PM-AAS diyakini mampu meningkatkan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Barru.

“Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh penerapan teknologi pertanian modern, penguatan sarana dan prasarana, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Rapat koordinasi yang diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung Program Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui PM-AAS dengan target pengembangan seluas 1 juta hektare pada 2026.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pencapaian target PM-AAS Provinsi Sulawesi Selatan seluas 91.340 hektare sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

BACA JUGA:  Senyum Bahagia Ladali Rumah Baru, Wujud Kepedulian Bupati Sidrap Syaharuddin dan Baznas

Khusus Kabupaten Barru, Pemkab Barru menandatangani komitmen pelaksanaan Program PM-AAS seluas 2.227 hektare. Jadwal tanam yang semula direncanakan berlangsung pada Juli–September 2026 disesuaikan menjadi Oktober–November 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak El Nino di wilayah pantai barat Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, sebagai upaya menyiasati kondisi alam, khususnya perubahan iklim, kita harus mengikuti kondisi iklim, bukan melawannya. Karena itu, kabupaten yang berada di zona pantai barat, termasuk Barru, diberikan penyesuaian jadwal tanam dengan mempertimbangkan kondisi iklim,” tutup Abustan.(*)

Leave a Reply