Ketua Komisi B DPRD Sulsel Andi Azizah Irma Dorong Satgas Awasi Pedagang yang Ganggu Harga Telur

MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID — Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Azizah Irma Wahyudiyati, mendorong Satgas melakukan pengawasan terhadap pedagang yang dinilai mengganggu kestabilan harga telur di pasar.

Hal itu disampaikan Andi Azizah setelah menerima berbagai masukan dari asosiasi peternak, integrator, serta anggota Komisi B DPRD Sulsel dalam rapat dengar pendapat (RDP) membahas persoalan harga telur dan pakan yang mahal dikantor Bina Marga Pettarani, Kamis (13/8).

Menurutnya, berbagai masukan yang diterima sudah dapat menjadi dasar untuk mengambil langkah konkret dalam beberapa hari ke depan. Salah satunya dengan melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi pasar, khususnya di Makassar.

“Kalau memang ada rencana ini, kita lakukan dulu di Makassar. Ada beberapa pedagang yang merusak pasaran di Makassar. Itu yang paling tidak bisa kita lakukan dalam aksi cepat ini,” ujar Andi Azizah.

Ia menilai Satgas perlu dilibatkan sebagai bagian dari langkah cepat tersebut. Pengawasan di lapangan diharapkan dapat mencegah praktik perdagangan yang berpotensi semakin menekan harga telur di tingkat peternak.

Selain pengawasan pasar, DPRD Sulsel juga berencana memanggil PT Berdikari untuk membahas persoalan harga telur secara lebih menyeluruh.

Rapat tersebut nantinya akan melibatkan pihak pertanian, peternak, dan perdagangan, sehingga persoalan harga telur dapat dibahas dari sisi hulu hingga hilir.

“Ke depannya kita akan memanggil PT Berdikari untuk rapat bersama dengan kita sebagai anggota DPRD, kemudian bermitra langsung dengan pertanian, peternak, dan perdagangan terkait pengelolaan harga telur ini,” katanya.

Andi Azizah juga mendorong keterlibatan asosiasi peternak yang telah terbentuk di Sulsel. Menurutnya, keberadaan asosiasi penting untuk memperkuat koordinasi dan mencari solusi bersama atas persoalan harga telur.

Ia menegaskan, stabilisasi harga telur membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, Satgas, peternak, asosiasi, pedagang, serta pihak terkait lainnya.(*)

Leave a Reply