PINRANG, LINGKARNEWS CO.ID — Berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur pertanian, mengemuka dalam Reses Masa Persidangan III yang digelar Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Azizah Irma Wahyudiyati, S.AP., M.Si., di Desa Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang. Sabtu (25/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Mattiro Bulu, kepala desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, pelaku UMKM, serta warga yang antusias memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di wilayahnya.
Dalam sambutannya, Camat Mattiro Bulu menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Namun, sebagian besar lahan persawahan di sembilan desa dan dua kelurahan di Kecamatan Mattiro Bulu masih bergantung pada curah hujan sehingga memerlukan dukungan infrastruktur yang lebih memadai.
Sementara itu, Azizah Irma Wahyudiyati menyampaikan bahwa Kabupaten Pinrang merupakan salah satu daerah yang cukup banyak memperoleh dukungan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terutama pada pembangunan dan peningkatan ruas jalan provinsi. Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi, termasuk pembangunan jalan tani yang membutuhkan perhatian lebih.
Dalam sesi dialog, dominan warga mengusulkan pembangunan jalan tani sepanjang kurang lebih tiga kilometer di wilayah Kelompok Mamminasae yang terhubung dengan saluran irigasi tersier. Selain itu, masyarakat juga meminta perbaikan dan pelebaran jalan tani yang mengalami longsor agar akses para petani menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah dan aman.
Menanggapi usulan tersebut, Azizah Irma menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
“Reses merupakan sarana bagi kami untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi ini akan kami perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Azizah Irma.
Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur pedesaan, dapat berjalan lebih optimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Leave a Reply