MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID — Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, Andi Anwar Purnomo, menegaskan komitmen DPRD Sulsel untuk berpihak kepada masyarakat dengan tidak menaikkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) hingga 10 persen.
Menurut Andi Anwar, kenaikan pajak bahan bakar otomatis dapat berdampak terhadap harga BBM dan berpotensi menambah beban masyarakat. Karena itu, keputusan untuk tidak menaikkan pajak tersebut menjadi salah satu bentuk keberpihakan DPRD kepada masyarakat.
“Kalau kita menaikkan harga 10 persen, otomatis berpengaruh terhadap harga. Ini bukti bahwa kita berpihak kepada masyarakat, sehingga pansus memutuskan tidak menaikkan pajak bahan bakar,” ujar Andi Anwar Purnomo.
Ia mengatakan keputusan tersebut merupakan bentuk iktikad baik DPRD Sulsel kepada Pertamina dan seluruh mitranya. Karena itu, ia berharap Pertamina bersama para pengelola SPBU juga menunjukkan iktikad baik dalam mengatasi persoalan antrean panjang dan kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah wilayah.
Andi Anwar secara khusus meminta para pengelola SPBU berbenah dalam mengatur antrean kendaraan. Menurutnya, masih terdapat SPBU yang tidak memiliki lahan cukup untuk menampung kendaraan yang mengantre, sehingga antrean meluber hingga ke badan jalan.
“Masukan saya cuma bagaimana para mitra ini memecahkan agar tidak terjadi kemacetan di antrean. Karena kami melihat sendiri, masih ada SPBU yang minimal tidak punya upaya untuk mengatur antrean,” katanya.
Ia mencontohkan kondisi sejumlah SPBU yang tidak memiliki tempat antrean yang memadai. Akibatnya, kendaraan terpaksa mengantre di jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian Pertamina, termasuk dalam mengevaluasi persyaratan dan kelayakan SPBU yang menjadi mitranya.
“Banyak SPBU tidak punya tempat antrean. Mobil akhirnya antre di jalan. Apakah semudah itu meloloskan para mitra yang memang tidak punya lahan yang cukup untuk mengatur antrean?” tegasnya.
Meski demikian, Andi Anwar menegaskan DPRD Sulsel tetap mendukung upaya Pertamina dan seluruh mitranya dalam menyelesaikan persoalan antrean panjang serta kelangkaan BBM.
“Kami sama-sama berkomitmen dan tentunya mendukung upaya Pertamina untuk menyelesaikan masalah antrean dan juga masalah kelangkaan ini,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply