BARRU, LINGKARNEWS CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Barru membuka Sosialisasi Produk Jaminan Surety Bond, Kontra Bank Garansi, dan Pemberdayaan UMKM PT Jamkrida Sulawesi Selatan di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Barru dan PT Jamkrida Sulawesi Selatan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui tata kelola yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan membutuhkan sistem penjaminan yang mampu memberikan kepastian dan perlindungan bagi pemerintah maupun pelaku usaha.
“Kerja sama dengan PT Jamkrida Sulawesi Selatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan daerah, meningkatkan kepercayaan dalam pengadaan barang dan jasa, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM dalam memperoleh akses pembiayaan dan pengembangan usaha,” ujar Sekda.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup layanan penjaminan bagi penyedia barang dan jasa pemerintah melalui produk Surety Bond, dukungan pembiayaan melalui fasilitas Kontra Bank Garansi, serta program pemberdayaan UMKM melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, digitalisasi, hingga perluasan akses pemasaran.
Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Bagian Penjaminan PT Jamkrida Sulsel, Agustinus Rimba, memaparkan berbagai layanan penjaminan yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah maupun pelaku usaha. Menurutnya, Jamkrida hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan agunan untuk memperoleh akses pembiayaan.
“Jamkrida membantu pelaku usaha yang belum memiliki agunan yang cukup agar tetap bisa memperoleh pinjaman. Intinya, kami hadir untuk mempermudah akses modal usaha,” jelas Agustinus.
Ia menjelaskan, PT Jamkrida Sulsel menawarkan tiga layanan utama, yakni penjaminan kredit, Surety Bond, dan Kontra Bank Garansi. Selain itu, peserta juga mendapat penjelasan mengenai produk Surety Bond yang meliputi Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond), dan Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond) beserta mekanisme penerbitannya.
Selain pembiayaan, peserta juga mendapatkan materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan UMKM yang disampaikan oleh M. Iqbal.
Dalam pemaparannya, M. Iqbal menjelaskan bahwa AI kini telah menjadi teknologi yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, memperluas pemasaran, memahami perilaku konsumen, hingga menciptakan inovasi produk yang lebih kompetitif.
Melalui Program AIM ASEAN, kata dia, pelaku UMKM dibekali pemahaman mengenai dasar-dasar AI, tahapan adopsi AI dalam bisnis, penggunaan AI secara etis, serta strategi penerapannya untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, dan ketahanan usaha. Program tersebut juga mendorong terbentuknya ekosistem pelatihan AI yang berkelanjutan di kawasan ASEAN.
“Melalui penguatan kapasitas digital tersebut, diharapkan UMKM Indonesia mampu naik kelas, semakin inovatif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di pasar nasional maupun regional ASEAN,” ujar M. Iqbal.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, PT Jamkrida Sulsel, perbankan, dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem pembiayaan yang inklusif, memperkuat iklim investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Teknik Penjaminan PT Jamkrida Sulsel Lusy Shintya Devi, para Asisten Setda Barru, pimpinan OPD, perwakilan Direktur RSUD La Patarai Barru, para kepala bagian Setda, camat se-Kabupaten Barru, kepala puskesmas, serta jajaran PT Jamkrida Sulawesi Selatan.(*)

Leave a Reply