TANGERANG SELATAN, LINGKARNEWS CO.ID – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antardaerah dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait replikasi dan pemanfaatan Sistem Peta Pajak dan Pertanahan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Blandongan Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tangerang Selatan, Gubernur Banten, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN RI, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, serta sejumlah kepala daerah.
Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam rangka implementasi integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui Sistem Peta Pajak dan Pertanahan.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Barru akan mereplikasi inovasi digital milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mewujudkan pengelolaan pajak daerah dan data pertanahan yang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi.
Sistem tersebut diharapkan turut mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta BPHTB.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan, replikasi sistem dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi langkah strategis karena Pemkab Barru tidak perlu kembali mengalokasikan anggaran APBD untuk membangun sistem serupa dari awal.
“Ini sangat membantu pemerintah daerah karena sistemnya direplikasi dan diberikan secara gratis. Jadi kita tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk membuat sistem baru,” ujar Andi Ina.
Menurutnya, penerapan sistem tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung optimalisasi PAD.
“Harapannya, dengan sistem ini kita bisa mengoptimalkan pendapatan daerah, khususnya dari PBB dan BPHTB,” jelasnya.
Andi Ina menegaskan, Pemkab Barru akan segera menindaklanjuti kerja sama tersebut. Setibanya di Barru, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Barru untuk mempersiapkan penerapan sistem tersebut di daerah.
“Kita akan segera berkoordinasi dengan BPN di Barru untuk bagaimana sistem ini bisa segera kita terapkan,” tegasnya.
Percepatan koordinasi dengan BPN Barru diharapkan membuat implementasi sistem tersebut segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
“Bagi Pemkab Barru, kerja sama replikasi sistem pelayanan pertanahan tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien dan terintegrasi, sekaligus mencari ruang-ruang inovasi untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah,” terang Bupati.
Dalam kesempatan yang sama, turut digelar Tangsel Expo yang menampilkan produk unggulan UMKM binaan UP2K PKK, Dekranasda, dan Perhimpunan Anggrek Indonesia Tangerang Selatan.
Kehadiran Bupati Barru turut didampingi Kepala Bapenda, Kepala Dinas Kominfo-SP Barru, Kepala Dinas PUTR Perkim, Inspektur Daerah, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Barru.
Kehadiran jajaran Pemkab Barru tersebut menjadi wujud komitmen dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transformasi digital pelayanan publik, khususnya di sektor pajak dan pertanahan.
Pemkab Barru menyambut positif kerja sama replikasi sistem pelayanan pertanahan yang diprakarsai Kementerian ATR/BPN bersama KPK dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Selain mengapresiasi kerja sama tersebut, Bupati Barru juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan dan Tangsel Expo yang dinilainya berlangsung tertata dengan baik.
Menurutnya, Tangsel Expo tidak hanya menjadi ruang promosi dan interaksi antardaerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM serta sektor perhotelan.
“Acara ini sangat baik dan tertata. Tangsel Expo juga memberikan dampak positif bagi UMKM dan perhotelan. Ini tentu menjadi hal yang patut kita apresiasi,” ungkapnya.(*)

Leave a Reply