MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID-– Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyuddin, meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan memaparkan secara rinci data pemenuhan kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di seluruh SMA dan SMK negeri pada 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi E DPRD Sulsel bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Selasa (14/7).
Menurut Fatma, DPRD Sulsel membutuhkan data lengkap mengenai kuota, jumlah siswa yang diterima, hingga sisa kuota di setiap sekolah agar dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan SPMB.
“Kami minta dipaparkan data seluruh sekolah, bukan hanya Kota Makassar. Kami ingin melihat berapa kuota setiap sekolah, berapa yang sudah terpenuhi, dan apakah masih ada sisa kuota yang belum terisi,” ujarnya.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan menjelaskan mekanisme pemenuhan kuota, termasuk dasar penempatan calon peserta didik yang diterima di sekolah yang tidak menjadi pilihan saat mendaftar.
“Apa dasar seorang siswa bisa diterima di sekolah lain yang tidak dipilih saat pendaftaran? Kami ingin mengetahui aturan yang menjadi dasar mekanisme tersebut,” katanya.
Fatma menilai Dinas Pendidikan seharusnya telah memiliki data jumlah lulusan SMP setiap tahun sehingga kebutuhan daya tampung SMA dan SMK negeri dapat diproyeksikan lebih akurat.
Menurutnya, data tersebut penting sebagai dasar penyusunan kebijakan agar tidak ada lagi calon peserta didik yang gagal memperoleh kursi di sekolah negeri.
Ia menambahkan, Komisi E DPRD Sulsel berencana berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk mengusulkan penambahan kuota atau daya tampung sekolah. Namun, usulan tersebut harus didukung data yang lengkap dan akurat dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
“Dengan data yang lengkap, kita memiliki dasar yang kuat untuk meminta penambahan kuota sehingga semakin banyak anak-anak di Sulawesi Selatan yang dapat diterima di sekolah negeri,” tegas Fatma.(*)

Leave a Reply