MAKASSAR,LINGKARNEWS CO.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM., turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kandea Lorong 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (12/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Senin malam (10/8/2026). Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, Fatma Wahyuddin menyapa warga, mendengarkan keluhan mereka, serta melihat langsung kondisi para korban yang kini berada di lokasi pengungsian sementara.
Dalam kesempatan itu, Fatma Wahyuddin menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras, telur, terpal, matras, serta perlengkapan bayi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya keluarga yang memiliki balita.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan yang dibutuhkan warga. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Fatma Wahyuddin di sela-sela peninjauan.
Fatma Wahyuddin menegaskan bahwa kawasan Kandea merupakan bagian dari daerah pemilihannya sekaligus basis konstituennya di Kota Makassar. Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat menghadapi musibah.
“Warga Kandea adalah keluarga besar dan konstituen saya. Ketika mereka tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban saya untuk datang, melihat kondisi mereka secara langsung, dan memastikan bantuan segera tersalurkan,” ungkapnya.
Menurutnya, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tidak boleh berhenti pada momentum pemilu semata, tetapi harus terus terjaga dalam situasi apa pun, termasuk ketika warga sedang menghadapi bencana dan membutuhkan dukungan nyata.
Berdasarkan data sementara BPBD Kota Makassar, kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut mengakibatkan 37 rumah terdampak, terdiri atas 25 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang, dan 5 rumah rusak ringan. Musibah tersebut berdampak pada sekitar 60 kepala keluarga atau 245 jiwa, sementara dua warga dilaporkan mengalami luka ringan.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses lorong yang sempit dan padat permukiman. Puluhan armada pemadam kebakaran dikerahkan hingga api berhasil dikendalikan setelah beberapa jam proses pemadaman.
Fatma Wahyuddin menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Kandea dan berharap pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat dapat bergotong royong membantu proses pemulihan para korban.
“Musibah ini bukan hanya duka bagi warga Kandea, tetapi duka kita bersama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tuturnya.
Ia juga meminta agar kebutuhan dasar para korban, seperti makanan, tempat berteduh, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, dan layanan kesehatan, terus dipastikan tersedia selama masa tanggap darurat.
Suasana haru tampak ketika beberapa ibu korban kebakaran menerima bantuan sambil menahan tangis. Anak-anak yang masih terlihat kebingungan menjadi perhatian khusus dalam kunjungan tersebut. Kehadiran Fatma Wahyuddin disambut hangat warga setempat yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan di tengah situasi sulit yang sedang mereka hadapi.
Di akhir kunjungannya, Fatma Wahyuddin turut berdoa bersama warga agar para korban diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan pascakebakaran.
“Semoga Allah SWT mengganti setiap kehilangan dengan kebaikan yang lebih besar, menguatkan hati seluruh korban, dan memudahkan langkah mereka untuk bangkit kembali,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply