Anggota DPR RI Meity Apresiasi Respons Cepat Kanwil Pemasyarakatan Tangani Insiden di Lapas Makassar

MAKASSAR , LINGKARNEWS CO.ID-– Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mengapresiasi langkah cepat Kantor Wilayah Direktorat Pemasyarakatan Sulawesi Selatan dalam menangani insiden yang terjadi di Lapas Kelas I Makassar.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah hasil pemeriksaan gabungan yang melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, dan jajaran pemasyarakatan menyimpulkan bahwa insiden yang sempat dikaitkan dengan dugaan pesta narkoba dan penikaman itu ternyata berawal dari kesalahpahaman antarwarga binaan yang berujung perkelahian.

“Saya pribadi mengapresiasi langkah cepat dari Kanwil Direktorat Pemasyarakatan yang melakukan sidak ke Lapas Kelas I Makassar. Adapun dugaan penyalahgunaan narkoba dalam kasus ini disebut hanya isu yang berkembang. Hanya perkelahian biasa yang melibatkan sesama napi. Begitu penjelasan pihak Kanwil yang telah menghubungi kami,” ujar Meity.

Berdasarkan keterangan resmi pihak lapas, peristiwa tersebut bermula pada 25 Mei 2026 saat sejumlah warga binaan mendapat teguran karena menimbulkan keributan ketika warga binaan lainnya sedang melaksanakan salat. Teguran itu memicu adu argumentasi yang kemudian berkembang menjadi konflik fisik.

BACA JUGA:  Perkuat Silaturahmi, Ketua Gerindra Jeneponto Vonny Ameliani Ngopi Bareng dengan Para Tokoh Siap Kawal Program Presiden

Petugas lapas yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan tindakan pengamanan dengan memisahkan pihak-pihak yang terlibat guna mencegah situasi berkembang lebih jauh.

Meski hasil pemeriksaan menyatakan insiden tersebut tidak berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, Meity menegaskan pentingnya menjaga transparansi dalam setiap penanganan kasus di dalam lapas agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Stigma tentang lapas yang sarat dengan masalah, seperti penyalahgunaan dan peredaran narkoba, sangat sulit dihapus dari memori kolektif masyarakat. Apalagi dalam setahun terakhir beberapa kasus serupa memang terbukti terjadi di daerah lain. Karena itu saya mendorong investigasi menyeluruh agar tidak ada isu liar yang berkembang,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menilai citra positif lembaga pemasyarakatan harus terus diperkuat melalui transparansi, profesionalisme, dan integritas petugas.

BACA JUGA:  Program MBG Jadi Tumpuan Ekonomi Emak-Emak, DPRD Sulsel Minta Tetap Berjalan dengan Evaluasi Supaya Tepat Sasaran

“Langkah pemasyarakatan dalam menangani kasus di Lapas Makassar ini sangat profesional karena melibatkan kepolisian dan kejaksaan dalam proses pemeriksaan,” tambahnya.

Dalam komunikasi dengan Meity, pihak Kanwil Direktorat Pemasyarakatan Sulawesi Selatan menjelaskan bahwa mereka sengaja melibatkan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi berkembangnya informasi yang simpang siur di masyarakat.

Tim pemeriksa dipimpin Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Pemasyarakatan Sulsel, Marwati. Pemeriksaan turut melibatkan tim Ditresnarkoba Polda Sulsel yang dipimpin AKBP Rafles G., didampingi Budi Gunawan dan Kompol Eddy Sumantri, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Mut Zaini. Unsur kejaksaan juga turut dilibatkan dalam pemeriksaan tersebut.

Dalam sidak yang dilakukan, petugas melaksanakan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes urine terhadap seluruh warga binaan yang terlibat dalam insiden. Hasil pemeriksaan tidak menemukan indikasi keterlibatan narkotika dalam peristiwa tersebut.(*)

Leave a Reply