Bupati Barru Bahas PAD, Investasi, dan Tol Laut Bersama DPRD Kalimantan Timur

BARRU, – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), investasi, pengembangan pelabuhan, hingga percepatan implementasi Tol Laut sebagai upaya memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi antardaerah.

Rombongan DPRD Kalimantan Timur dipimpin Wakil Ketua Bapemperda, Dr. Agusriansyah Ridwan, S.IP., M.Si., didampingi Syifa Nur Aini, S.H., LL.M., Tenaga Ahli Bapemperda, serta Namira Ananda Putri. Sementara Bupati Barru didampingi Wakil Bupati Dr. Abustan A. Bintang, M.Si., Sekretaris Daerah A. Syarifuddin, S.IP., M.Si., Kepala BKAD Abubakar, S.Sos., M.Si., dan Kabag Hukum Suaib, S.E.

Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari penyusunan regulasi yang mampu meningkatkan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi potensi pelabuhan, hingga peluang investasi yang muncul seiring perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kedua daerah juga saling berbagi pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, sinkronisasi kebijakan, serta pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam mendorong percepatan pembangunan.

BACA JUGA:  Bupati Barru Andi Ina Dorong Sinergi Wujudkan Pendidikan Anak Berkualitas

Dalam kesempatan itu, Bupati Barru menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat implementasi kerja sama Tol Laut yang telah dirintis melalui nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah kabupaten di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat.

“Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk mempertegas dan mempercepat implementasi kerja sama Tol Laut yang telah dibangun bersama beberapa kabupaten di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat. Ini bukan sekadar kerja sama di atas kertas, tetapi harus diwujudkan menjadi jalur perdagangan dan distribusi yang nyata untuk memperkuat ekonomi daerah,” tegas Andi Ina.

Menurutnya, keberhasilan program Tol Laut harus didukung dengan penyediaan armada pelayaran yang memadai agar distribusi logistik dapat berjalan optimal.

“Untuk merealisasikan Tol Laut secara optimal, diperlukan dukungan konkret berupa pengadaan kapal dan penguatan armada pelayaran. Tanpa dukungan sarana transportasi yang memadai, potensi kerja sama perdagangan dan distribusi antarwilayah tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, kami akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan seluruh mitra daerah agar program ini dapat segera diwujudkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Barru Terima Penghargaan Nasional atas Komitmen Dukung Penguatan Ketahanan Pangan Desa

Andi Ina menambahkan, keberadaan armada Tol Laut diharapkan mampu menekan biaya distribusi, membuka akses pasar baru bagi produk lokal, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Barru sebagai salah satu simpul konektivitas maritim di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan daerah seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara. Bupati berharap Barru mampu mengambil peran sebagai daerah mitra yang mendukung konektivitas dan distribusi logistik menuju Kalimantan.

“Kolaborasi antardaerah adalah sebuah keniscayaan. Dengan memperkuat jejaring kerja sama, kita tidak hanya membangun daerah masing-masing, tetapi juga memperkuat konektivitas dan daya saing kawasan secara keseluruhan,” tutupnya.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif serta komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antardaerah dalam mendukung pembangunan ekonomi, investasi, konektivitas maritim, dan pemerataan pembangunan nasional.(*)

Leave a Reply