MAKASSAR, LINGKARNEWS CO.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menanggapi dinamika politik Partai Demokrat setelah dirinya resmi bergabung sebagai kader partai berlambang bintang mercy tersebut.
Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, dirinya belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai langkah politik ke depan, termasuk kemungkinan pencalonan sebagai calon ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan menggantikan Ni’matullah Erbe.
“Saya belum tahu kondisinya seperti apa. Tapi yang jelas, hari ini sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat,” ujar Appi baru-baru ini pasca terima KTA Demokrat di Claro.
Appi menyampaikan dirinya juga belum membangun komunikasi dengan pengurus DPC.
“Belum bicara sampai kesana, kita lihat saja kedepannya seperti apa” tegasnya.
Appi juga menegaskan bahwa keputusan untuk mengikuti langkah politiknya merupakan pilihan masing-masing individu.
Ia memastikan tidak ada paksaan bagi siapa pun untuk mengikuti dirinya ke Partai Demokrat yang sebelumnya sebagai Ketua Golkar Makassar.
“Ini masalah pilihan. Mau ikut saya, ayo. Mau tinggal, silakan. Enggak ada paksaan apa-apa,” tegasnya.
Menurut Appi, setiap orang memiliki kebebasan menentukan pilihan politiknya. Ia menilai, tujuan berpartai pada dasarnya sama, yakni berkontribusi dalam membangun daerah dan negara, meskipun melalui jalan yang berbeda.
“Orang berpartai kan tujuannya sama-sama ingin membangun daerah, membangun negara. Jalannya saja yang berbeda,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah, turut menanggapi dinamika menjelang Musda Demokrat Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026. Tahapan pencalonan dijadwalkan dimulai pada 17 Oktober 2026.
Ni’matullah mengatakan, proses pencalonan harus mengikuti tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan partai. Ia menegaskan bahwa perkembangan selanjutnya akan mengikuti mekanisme organisasi dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
“Kalau sudah masuk tahapan Musda, saya pasti dipanggil lagi oleh DPP,”ungkapnya.
Terkait kemungkinan dirinya kembali maju sebagai calon ketua DPD, Ni’matullah menyebut setiap kandidat harus mengikuti mekanisme yang berlaku di internal partai,
“Ada tahapan-tahapannya. Soal ke depannya nanti kita lihat, termasuk memperhatikan petunjuk dan arahan dari pengurus di tingkat pusat,”
Mengenai dukungan menjelang Musda, Ni’matullah mengungkapkan bahwa dukungan dari 20 DPC yang dimaksud masih bertahan hingga saat ini.
“Sebenarnya ada 23 tapi yang bisa saya pastikan itu 20 masih on di saya dukungannya, Karena sampai hari ini juga belum ada tanda tangan dukungan baru ke yang lain,” ungkapnya.
Ia juga menanggapi soal kader baru yang bergabung di Partai secara juknis jika ingin maju di musda menurutnya tidak.
“secara normal tidak, tetapi kan biasaji di politik, seperti saya sampaikan tadi kita lihat dari segi lucu-lucunya ini barang,” ucapnya
“Kalau beliau (Appi) mau maju ketua DPD pasti ada mekanisme yang di atur oleh DPP, kita akan lihat nanti petunjuk dan arahan soal ini,” tutupnya.(*)

Leave a Reply