JAKARTA,LINGKARNEWS CO.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) RI menjadikan Sidrap sebagai salah satu daerah percontohan nasional (pilot project) dalam pembangunan yang inklusif.
Hal tersebut disampaikan dalam ajang Mata Lokal Fest 2026 yang digelar Tribun Network di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Pengakuan tersebut menjadi catatan penting bagi Sidrap dalam menunjukkan bagaimana pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menciptakan manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas.
Dalam forum tersebut, Kepala BPS RI menekankan pentingnya membaca statistik secara utuh. Data tidak cukup hanya dilihat sebagai angka, tetapi harus mampu menggambarkan perubahan produktivitas, inovasi, penciptaan nilai tambah, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sidrap dinilai mampu menunjukkan hal tersebut melalui pengembangan berbagai sektor unggulan daerah yang dilakukan secara inklusif.
Produktivitas, inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penciptaan nilai tambah menjadi bagian penting dari pembangunan yang dikembangkan di Sidrap.
Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,45 persen pada Semester I 2026, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Sidrap dinilai mampu menerjemahkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pengembangan teknologi di sektor pertanian dan peternakan, peningkatan efisiensi rantai pasok, serta pemanfaatan data menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas dan nilai tambah ekonomi daerah.
Penetapan Sidrap sebagai pilot project oleh BPS RI sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat daerah.
Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di daerah dapat menjadi contoh di tingkat nasional ketika potensi lokal dikelola dengan pendekatan yang tepat, berbasis data, inovasi, dan keberpihakan terhadap masyarakat.
Melalui semangat “Melihat Indonesia Melalui Statistik”, pengalaman Sidrap diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia dalam mengembangkan potensi daerah masing-masing.
Pembangunan inklusif pada akhirnya tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi memastikan bahwa pertumbuhan tersebut menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat secara lebih merata serta berkelanjutan bagi masyarakat.(*)

Leave a Reply