SIDRAP, LINGKARNEWS CO.ID– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidrap menyinkronkan data sektoral sebagai bagian dari evaluasi pertumbuhan ekonomi Triwulan II Tahun 2026.
Sinkronisasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II yang dipimpin Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (31/7/2026).
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala BPS Kabupaten Sidrap Andi Asmarani, Kepala Bapperida Sidrap Herwin, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nurkanaah menekankan pentingnya akurasi data yang disampaikan setiap OPD. Menurutnya, data yang valid menjadi dasar utama dalam menyusun kebijakan pembangunan dan menentukan sektor-sektor yang memerlukan perhatian pemerintah.
“Perhatikan dengan baik pengisian data yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Kita harus mengetahui sektor mana yang perlu diintervensi dan mana yang masih perlu ditingkatkan. Semua ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kita, khususnya para kepala OPD,” ujarnya.
Nurkanaah berharap hasil evaluasi menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap pada Triwulan II mengalami peningkatan dibandingkan Triwulan I. Ia juga optimistis Sidrap mampu bersaing dengan kabupaten lain di Sulawesi Selatan dengan tetap mempertahankan berbagai capaian positif yang telah diraih.
“Kami berharap melalui rapat koordinasi ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap pada Triwulan II mengalami peningkatan dibandingkan Triwulan I. Bahkan, kami berharap capaian tersebut lebih tinggi dibanding kabupaten lainnya, sembari tetap mempertahankan prestasi yang sudah kita raih,” katanya.
Pada kesempatan itu, Nurkanaah turut menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Sidrap atas pendampingan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam penyusunan dan penyajian data statistik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPS Kabupaten Sidrap yang senantiasa mendampingi pemerintah daerah. Kolaborasi ini sangat penting dalam menghadirkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani, memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap mulai dari capaian Triwulan I hingga proyeksi Triwulan II Tahun 2026. Ia juga menjelaskan sejumlah indikator yang masih perlu dilengkapi oleh perangkat daerah agar penyusunan data statistik semakin akurat.
Menurutnya, penyampaian data yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan akan menghasilkan gambaran pertumbuhan ekonomi yang lebih tepat dan menjadi landasan kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif.
Rapat koordinasi ditutup dengan penyampaian masukan dari para kepala OPD terkait data sektoral yang perlu dilengkapi sebagai bahan evaluasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap Triwulan II Tahun 2026.(*)

Leave a Reply