Hadiri HLUN, Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah: Lansia Bukan Akhir Produktivitas, Harus Tetap Semangat

GOWA, LINGKARNEWS CO.ID-– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Hj. Andi Tenri Indah, S.E., M.M., membuka kegiatan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang digelar di halaman Gereja Katolik SSPG Sungguminasa, Jumat (20/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya” tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap para lanjut usia sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat.

Dalam sambutannya, Andi Tenri Indah menegaskan bahwa menjadi tua merupakan sebuah kepastian, namun tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat di usia senja merupakan hak yang harus diwujudkan bersama.

“Menjadi tua adalah sebuah kepastian. Namun tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat di usia senja adalah hak yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ketua Majelis Pemangku Adat Tinggi Kerajaan Gowa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Hormati Proses Pansus

Ia juga menekankan bahwa tema HLUN ke-30 bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk memastikan para lansia tetap memiliki ruang untuk berkarya dan berkontribusi.

“Tema ini bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen bersama untuk memastikan bahwa lanjut usia bukanlah akhir dari sebuah produktivitas, melainkan babak baru untuk terus berkontribusi,” katanya.

Melalui momentum Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Andi Tenri Indah mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, dan para pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah terhadap lansia.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026 Masuk Tahap Pendataan Dilapangan, Wali Kota Appi Ajak Warga Berpartisipasi

“Melalui momentum Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 ini, mari kita jadikan sebagai refleksi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lansia. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif serta ramah terhadap lansia,” tuturnya.

Menurutnya, para lansia merupakan aset berharga yang memiliki pengalaman dan kebijaksanaan yang dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup lansia harus menjadi tanggung jawab bersama.

Peringatan HLUN ke-30 di Kabupaten Gowa diharapkan menjadi pengingat bahwa para lansia tetap memiliki hak untuk hidup sehat, bahagia, produktif, dan berdaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Leave a Reply